
Bimbang belum juga usai
Saat munajat-munajat harap
terus kuucap
temani sunyinya gelap
dimalam yang pekat.
Berkali-kali kusentuhkan dahi
di keramik kusam itu
kupejamkan mata
kupaksa dahi mengerut
tapi tetap saja
hampa tanpa keyakinan
Ya Rabb…
jiwa ini sehina bangkai
hanya tetes rahmatmulah
yang bisa menyembuhkan.
Pabennyak an pak
BalasHapusSiap buk... trimakasih masukannya
Hapus