Jumat, 13 Juni 2025

Legenda Putri Nandi dan Asal Usul Desa Karongan. Buku Masteka dari Sampang

 Konon katanya penguasa ke -6 Raja Majapahit yang bernama Dewi suhita yang bergelar Ratu Ayu Kencana. Ia memperluas kerajaan Majapahit dengan mengekspansi wilayah-wilayah lain.  Salah satu kerajaan yh ditaklukkan yaitu kerajaan Blambangan di banyuwangi dan diserahkan pada seorang bangsawan dari klungkung, Bali. Seorang adipati dengan julukan menak Jinggo. 


Kecantikan Ratu Ayu Kencana wungu mampu menggetarkan hati menak jinggo dan membutakannmatanya. Dia mau melamar Ratu Ayu Kencana. Namun dengan tegas Ratu menolak dengan alasan menak jinggo memiliki tujuan politis dia ingin meninggikan status sosialnya. 

Penolakan tersebut membuat menak jinggo semakin bersemangat untuk melamarnya, bahkan dia ingin melamarnya dengan mewah dengan membawa kn emas berkarung-karung, mendengar berita tersebut, Ratu pergi ke madura dengan rombongan, dengan alasan ingin mendirikan tempat ibadah di daerah Dusun Tanggumong sampang... 


Selalu sampai di sana dan terdengar kabar kepada menak jinggo. Menak jinggo pun ikut berbalik arah dan menyusul ratu ke madura...

Mendengar kabar tersebut, ratu pulang ke kerajaan dengan beberapa orang kepercayaan nya. Namun, rombongan yang lain dibiarkan di dusun Tanggumong tersebut. 

 Menak jinggo sesampainya di sana merka menanyakan pada masyarakat sekitar dengan bahasa Jawa "Putri Nang endi? " (Putri dimana). Namun orang madura tidak mengerti bahasa Jawa. Jadi mereka berkesimpulan yang sedang berada di Tanggumong itu putri Nandi. Kemudian disusul oleh menak jinggo ke dusun Tanggumong. 


Sebelum sampai di tanggumong, menak jinggo mendapatkan kabar bahwa Ratu Ayu kencana telah pergi meninggalkan Tanggumong, menak jinggo merasa kecewa dan marah. Ia merasa dipermalukan  


Karena emosi, ia kemudian melempar bawaannya yaitu emas yang berkarung-karung. Tempat emas itu kemudian dinamakan Desa Karongan (karung yg banyak). Yg terletak di selatan kemuning. Menak jinggopun tdk meneruskan perjalanan nya ke Tanggumong. 


Dalam perjalanannya ke blambangan, ia bersumpah akan menghancurkan Majapahit hingga rata dengan tanah. 

Adapun datang" Yg ditinggalkan oleh ratu mereka kemudian menetap di tempat itu dan membangun sebuah perkampungan. Mereka juga melanjutkan pendirian tempat persembahan dan menyebarkan ajaran agama ke daerah-daerah lain

ASAL Muasal Desa Nepa. Menurut buku Musteka dari Sampang

 Asal muasal desa Nepa ternyata tidak terlepas dari proses sejarah kerajaan yng ada di Jawa. Dimana seorng putri kerajaan medang kamulan yang hijrah ke tanah madura tepatnya di gunung gigir karena dia diusir dan mau eksekusi mati oleh Ayahnya karena hamil di luar nikah... Padahal kehamilannya terjadi karena peristiwa Ghoib berkat mimpi yang dia alami... Seorang patih yang ditugasi oleh Raja untuk membunuh anaknya ditengah hutan bernama Pranggulang ditemani oleh beberapa prajurit untuk membawa putri ke tengah hutan lalu mengeksekusinya. 

Setelah sampai patih menghunus kan pedangnya pada leher Putri (Bendoro Gung) namun, Bendoro Gung mengatakan jika pedangnya mampu membunuhnya maka ia bersalah, jika tidak berarti dia tidak bersalah... B setelah menghujam kan pedangnya pada leher puti Gung sebanyak 3 kali. Ternyata tidak mempan. Boleh sebab itu sangat patih berkesimpulan bahwa putri Gung tdk berzina. Mereka memutuskan untuk kabur dari Kerajaan dan membantu putri membuatkan rakit untuk berlayar dan keluar dari pulau itu, setelah terombang ambing di laut sampailah mereka di pulau Madura, dan berlabuh di gunung geger... Setelah sampai semuanya mengubah identitasnya Sang patih mengubah namanya menjadi Ki Poleng. 

Di daratan (gunung geger) itu sang putri merasa kelaparan, ditengah kelaparan itu sangat putri berusaha mencari makanan ditengah ki Poleng dan prajuritnya memetakan wilayah di sekitar sana.

Sang putri menemukan randu yang dihiasi sarang madu. Adanya pohon di tanah lapang yang dihuni madu konon dianggap sebagai sebagai asal usul dari kata Madura yang berasal dari kata Madu ning oro-oro (madu di tanah lapang). 

Setelah beberapa bulan dan beberapa peristiwa lahirlah seorang anak dari seorang putri tersebut di beri nama Taden segoro (pangeran laut) Karena dia lahir di pantai.  


Pada suatu saat ketika bermain di dihanpiri oleh 2 naga. Setelah menceritakan pada ibunya. Sang putri meminta ki polong untuk membantu anaknya menghadaoi 2 naga tersebut, ternyata naga tersebut tdk bermaksud jahat namun naga tersebut memang menunggu raden segoro. Setelah diberi tahu ki poleng akhirnya naga tersebut di tangkap dan dihempaskan ke tanah dan akhirnya naga tersebut menjadi 2 buah tombak. Satunya di simpan di rumah, satunya lagi di bawa untuk senjata. 


Setalah itu sampailah pada peristiwa kerajaan Medang kamulan diserang oleh tentara cina dan kerajaan tersebut kewalahan... Oleh karena itu raja melalui rakyatnya mendengar kabar bahwa ada seorang pemuda yang sakti di sebuah pulau... Oleh karena itu raja mengutus patihnya untuk menemui pemuda tersebut (raden segoro) untuk membantu kerajaannya yang hampir kalah oleh serangan Tentara cina. 


Berangkatlah raden segoro untuk membantu kerajaan tersebut...sesampainya di dalam pertarungan akhirnya raden segoro berhasil menyelesaikan keadaan dan memenangkan pertarungan tersebut. Setelah itu, raja memberinya gelar kehormatan dan berencana menikahkan putrinya di segoro. Setelah mendengar hal tersebut, segoro pulang dan meminta pendapat ibunya... 

Setelah mendengar kabar tersebut, ibunya langsung menceritakan hal yg sebenarnya, bahwa segoro adalah cucu raja tersebut, dan yang akan dibikahkan ke dia adalah bibinya sendiri... 


Setelah mendengar kabar tersebut segoro langsung mengirim surat penolakan bahwa dia tidak bersedia dinikahkan pada putri raja... Mendengar kabar tersebut sangat raja murka dan berencana menyerang dan membawa raden segoro dengan paksa ke dalam kerajaan... 


Kabar tersebut terdengar oleh ibu, ki Poleng, dan Raden Segoro.. Mereka memilih kabur... Dan berlabuh ke suatu tempat yang banyak Pohon Nipah (Asal usul kata Nepa) setelah bersemedi panjang akhirnya mereka hilang dan tak terlihat kembali, konon katanya monyet-monyet yang ada di daerah Nepa itu merupakan jelmaan dari prajuritnya ki Poleng dan Raden Segoro tersebut... 


Bersambung...

Sabtu, 07 Juni 2025

Legendskap Kabupaten Sampang dalam buku "Masteka Dari Sampang"

 Legendskap berasal dari 2 kata yaitu :

Legenda yang berarti cerita rakyak yang dituturkan oleh orang-orang terdahulu yang setengahnya berdasarkan sejarah dan berdasarkan fiksi.

Skap/Scape yaitu Gambaran luas dari sebuah tempat yang seringkali diwujudkan dalam bentuk gambar. 

Berdasarkan paparan definisi di atas, makna kata Blending dari legen dan skap yang diinginkan penulis adalah "bentang lanskap legenda yang tersusun dari beberapa lapisan (lapis) kejadian pembangun lanskap, dan tiap lapisan tersusun dari beberapa kontur yang memiliki Hubungan"

Isi Buku Antologi Cerita Rakyat Madura Edisi Kabupaten Sampang

 Karya : Iqbal Nurul Azhar

Judul : Masteka Dari Sampang

Penulis : Iqbal Nurul Azhar

Cetakan Pertama : 2017

Percetakan : LKiS Salakan Baru No. I Sewon Bantul 

Jl. parangtritis Km. 4,4 Yogyakarta.

Jumlah Halaman : 158 halaman + xii

Terdiri dari 23 sub judul masing-masing daerah yaitu : 

1. Legendskap Kabupaten Sampang 

2. Asal Muasal Desa Nepa 

3.:Legenda putri Nandi dan Asal Usul Desa Karongan 

4. Asal Muasal desa Omben, Banyubanger dan Sampang

5.;asal Usul baru Dusun Batolenger 

6. Legenda Sang Penjaga Pantai Taralam

7. Legenda Panji Laras Madegan

8. Asal Usul Desa Tragih dan Torjunan

9. Asal Usul Desa Napo

10. Asal Usul Desa Banyuates

11. Asal Usul Desa Sokobanah 

12. Asal Usul Desa Nagasareh

13. Asal Usul Desa Bapelle

14. Asal Usul Desa Kajuabuh

15. Asal Usul Desa Kalangan Prao

16. Asal Usul Desa Banyusokah dan Dusun Dadah

17. Asal Usul Desa Pulau Mandangin dan Tragedi Bangsacara-Ragapadmi 

18. Asal Usul Desa Tapa'an 

19. Asal Usul Desa Morbatoh

20. Asal Usul Desa Madegan

21. Asal Usul Desa Le pelle

22. Asal Usul Desa Kamoning

23. Asal Usul Desa Polagan

24. Dan Terakhir Biodata Penulis. 


Ini sedikit bocoran isi buku tersebut. Semoga bermanfaat.... 


Legenda Putri Nandi dan Asal Usul Desa Karongan. Buku Masteka dari Sampang

 Konon katanya penguasa ke -6 Raja Majapahit yang bernama Dewi suhita yang bergelar Ratu Ayu Kencana. Ia memperluas kerajaan Majapahit denga...