Jumat, 23 Mei 2025

Review Novel Tiang Garam Karya Royyan Julian

IDENTITAS NOVEL

Judul                           : Tiang Garam

Penulis                        : Royyan Julian

Cetakan Pertama         : Oktober 2023

Penerbit                       : Pelangi Sastra

Jumlah Halaman         : 198 Halaman

Terdiri dari                  : 15 Bagian

 

1.      Review Bagian Satu halaman 1-14.

Pada bagian satu ini menceritakan tentang seorang tokoh yang sedang mengalami sekarat, dia bernama Zahri. dikisahkan zahri sedang sekaratul maut para family dan tetangganyapun datang dan membacakan qosidah burdah, nyawanya zahri sudah senin kamis. Namun sdh beberapa hari dia belum menemui takdirnya ntah itu keamatian atau kesembuhan. Dalam cerita ada yang menyuruh keluarga zahri untuk memotong kukunya karena diduga dia memiliki ilmu yang membuatnya sulit mati. Namun, Ra Nasrul melarangnya, dia mengatakan bahwa semua yg terjadi itu karena kehendak tuhan, tidak ada hubungannya denga hal-hal  mistis seperti itu.

Dirah dan Zahri memiliki 4 orang anak. Namun yg yang ada hanya 3 yaitu, RIBKA, DIDA, dan, BENTA. Dan anak sulung yang pertama Yitu KANA baru turun dari ojek, inilah yang menjadi tokoh utama dalam Novel. Dia memiliki kisah yang cukup pahit dalam keluarga tersebut, sehingga ia sdh sepuluh tahun baru pulang, itupun karena dikabari kondisi ayhnya yang sakaratul maut.  

Diceritakan bahwa, 10 tahun yang lalu, kana pernah pulang Bersama suaminya, dia masih mandul, ketika itu pada saat pernikahan adiknya yaitu Dida. Ketika pulang dengan bukan status janda dan belum memiliki anak, kana beserta suaminya di sana diperlakukam dengn tidak baik dan tidak dianggap. Intinya memiliki masalah. Sehingga pada saat itu mereka berdua pulang dengan perasaan kecewa. Stelah itu mereka tdk Kembali lagi pada rumah itu selalm 10 tahun, hingga pada akhirnya, kana plang karena mendengarkabar ayahnya zahri sdh sekarat.

Sesampainya di desa, Kana merasa asing dengan rumahnya, sehingga pada akhir sampai dirumah di ruangan uyg sdh dibacakan burdah, kana mengahmpirir ayahnya yg sdh sekarat. Ketika kana sdh ke samping ayhnya dan menymapaikan bahwa dirinya telah pulang dan berada di sisinya, ayahnya pun meninggal dengan tenang.

Setelah mau dikuburkan., ternyata masih ada problem lagi yaitu tanah yang di mau jadikan kuburan ternyata mengeluarkan air, hal itu dikarenakan di sekitarnya terdapat lahan’’ yg sdh dijadikan tambak udang… oleh karena itu, Kana sangat emosional pada saat itu… untuk lebih jelasnya silahkan baca sendiri…..  bersambung..

 

Madura. Sabtu 24 Mei 2025.

2.      Review Bagian Dua halaman 15-29

Pada bagian ini menceritakan tentang mimpi buruk kana yang dialami Kana selama berulang kali yang membuatnya begitu gelisah. Sehingga kana memutuskan untuk pergi pada seorang dukun. Ketika pergi ke dukun, ternyata kana belum puas/yakin sehingga kana memutuskan untuk pergi pada seorang psikiater, dan terbongkarmya fakta bahawa tanah yang diwarisi neneknya ternyata tidak dijual, melainkan ditukan dengan sebuah speda motor vixcon oleh ayahnya untuk diberikan pada adik bungsunya.

 

3.      Review Bagian tiga halaman 31-44

Pada bagian ketiga ini menceritakan masa-masa kana masih kecil hingga pada peristiwa Haid pertama yang dialami oleh Kana. Peristiwa pernikahan Kana, kemandulan Kana., dan Proses perceraian Kana.

4.      Review Bagian Empat halaman 45-58

Bagian ini, menceritakan kisah Asmara seorang Kana. Dimana seorang kana memiliki seorang kekasih yang Bernama Hezan. Kisah dimulai dengan mennarasikan perbedaan tubuh laki-laki dan tubuh Perempuan. Tentang bagaiamana seorang ayahnya kana Zahri melarang kana berhubungan dengan Hezan. Tentang cerita kana yang sebenarnya pernah berhubungan badan dengan Hezan pada saat itu kana ada tugas sekolah untuk meneliti sebuah peristiwa alam yaitu Batu Ampar, kana meminta hezan mengantarnya ke Lokasi dengan menyusuri hutan setelah meneliti batu itu mereka menyaksikan keindahan Pantai. Sampai pada akhirnya mereka tenggelam dan melakukan hubungan badan di Pantai tersebut.

Cerita dilanjutan bagaimana proses perjodohan kana dan ayat yang dilakukan oleh zahri, perjododhan tersebut dilakukan pada saat kana baru lulus SD. Namun, kana menolak dengan alasan bahwa dia mau melanjutkan sekolah terlebih dahulu yaitu sekolah MTS. Namun, diluar dugaan. Ternyata ayat setuju untuk menanti Kana selama tiga tahun.

Pada akhirnya, kana sudah mau lulus sekolah tsanawiyah, dia meminta hezan kekasihnya untuk segera melamarnya. Namun, ternyata Hezan menolak dengan alasan mau focus sekolah dan ingin melanjutka pendididkannya sampai kuliah. Akhirnya, kana merasa kecewa denagn Keputusan hezan.

 

5.      Review Bagian Lima halaman 59-72

Pada bagian ini menceritakan kisah kana dan suami barunya yaitu tirta. Menceritakan bagaiaman hubungan kana dan ayat berakhir atau bercerai. Rasa dendam kana terhadap orang-orang di taneyan. Proses terusirnya kana dari halaman kampungnya. Proses kana pindah ke Bekasi. Bagaiaman kana menjalani hidup dan proses bagaiamana kana bertemu dengan seorang Tirta.

 

6.      Review Bagian Enam halaman 73-80

Pada bagian ini menceritakatakan tentang sesosok makhluk halus yang selalu mengganggu kana dan menceritakan bagaiamana proses percobaan bunuh diri yang dilakukan oleh kana.

7.      Review bagian Tujuh halaman 81-96

Menceritakan tentang konflik yang terjadi tentang tanaha sangkolan., Strategi licik yang dildilakukan oleh haji Badawi untuk menguasai tanah, Usaha Kana yang gagal untuk membeli Kembali tanah, dan terkuaknya fakta bahwa hezan mantan kekasih kana menikah dengan putri bungsu haji Badawi.

 

8.       Review bagian Delapan halaman 97-112

Bercerita tentang Kana yang bertemu dengan seseorang yang bernama Lubet dan mereka bekerja sama dengan Bajing temannya Lubet yang bernama Bibib untuk menghadapi Hj Badawi.

 

9.       Tinjau bagian Sembilan halaman 113-130

Menceritakan kisah Sejarah hidup ibu pemuda yang bernama Lubet serta terungkap fakta atau rahasia skandal ibu lubet dengan haji Badawi yang pernah berhubungan dengan badan dan fakta bahwa lubet sebenarnya darah daging H Badawi.

 

10.   Review bagian sepuluh halaman 131-144

Menceritakan seorang pemuda yang bernama Bibib. Bajing berwatak bencong. Kisah kehidupan bibib, ketika pertama kali lubet bertemu bajing terkenal bernama Asmara dan keinginannya bernama menjadi “Bajing.”

 

11.   Review bagian sebelas halaman 145-156

Berisi tentang pertarungan bibib dan bajing terkenal yaitu adiknya Badawi dan pertapaan Kyai muda/lora yang melkukan semedi atau pertapaan di Asta.

 

12.   Tinjau bagian dua belas halaman 157-166

Bercerita tentang penghianatan H. Badawi yang tidak menepati janjinya untuk menyerahkan tanah setelah dikalahkan oleh bibib. Kedatanagan tirta suami Kana. Dan urusan dengan Rizal adik Iparnya yang selalu menjadi duri dalam daging.

 

13.   Review bagian tiga belas halaman 167-172

Menceritakan pengalaman seorang ibu (Dirah) yang mengalami peristiwa mistis. Dan benar saja anaknya yang bungsu, Benta mati terbunuh di ladang Garam.

 

14.   Tinjau bagian empat belas halaman 173-182

Berisi tentang bersatunya 3 unsur kekuatan di madura berkat ide dari seorang Kana yaitu kekuatan Bajing, Tokoh Agama, dan Intelektual yang diotaki oleh Kana.  Tindakan tersebut menghasilkan hasil. Dan merupakan kesepakatan yang luar biasa.

 

15.   Review bagian lima belas halaman 183-196.

Bagian terakhir ini menceritakan tentang usha terkahir kana yang berdiskusi dengan H. Badawi dan menagih janjinya. Namun, hasilnya H. Badawi ternyata tidak menepati janjinya akhinrnya kana Kembali dengan tangan kosong. Kana mengajak ibunya untuk dia ke Bekasi, namun ibunya tidak bisa ikut ke kanan. Ibunya berkata bahwa ia ingin tetap hidup dan mati di tanah kelahirannya. Sampai pada akhirnya kana menyuruh bajing Bibib untuk menaburkan racun pada tambak udang milik H Badawi. dan pada akhirnya, kana kabur di suruh Ra Nasrul, di Tengah perjalanan kana berhenti dan memilih Kembali akhirya kana menyaksikan taneynya dibakar … kana akhirnya menjadi tiang garam ditengah taneynya tang terbakar……

 

 

Diambil, 7 Juni 2025.

 

 


Rabu, 21 Mei 2025

Review Buku Novel Berjudul Rumah Jadah Karya Royyan Julian


Oleh : Moh Ruddin As-Sajari

Identitas Buku

Judul             : Rumah Jadah

Pengarang     : Royyan Julian

Penerbit         : BASABASI. Cetakan Pertama, September 2019

Dimensi        :

Harga            : 46.000 sampai Lokasi Malang.

Editor            : Arco Transcep.

 

Sinopsis/Isi buku secara Singkat

Novel ini menceritakan tentang kisah hidup seseorang yang Bernama Marsiah dan suaminya Linggo. Novel ini terdiri dari 131 halaman, dengan 7 judul yaitu Jenazah di Bukit Maronggi, Perjodohan dalam Rahim, Rumah Kopong, Benih Asing, Pertikaian Abadi, Penyantap Mayat Orang Kafir, Menunggu Arwah Ibu.

1.      Kisah diawali dengan judul Jenazah di bukit Maronggi ;

Bercerita tentang seseorang yang Bernama Marsia ditemukan tewas di atas bukit dengan kondisi telanjang dan mengenaskan. Di atas kuburan Syeh Jafar Shadik. Diceritakan bahwa temapt kematian Marsiah itu merupakan tempat dimna penduduk yang menganut aliran Syiah tinggal, dan disanalah tempat tragedi pernah terjadi. Mas kelam itu seolah-olah mencekam karena menjatuhkan beberapa korba akibat tragedi tersebut. Sejak kematian Marsia tersebut terungkap bahwa keluarga Marsia ini mendapat banyak fitnah dari seseorang, keluarganya kebetulan memiliki ilmu hitam dan melakukan pesugihan. Sebenarnya isu-isu tersebut tidak benar, dan merupaka   fitnah dari musuh keluarga merek, jika kalian tidak membaca secara keseluruhan, maka kalian tidak akan mengerti alur cerita.

2.      Perjodohan dalam Rahim

Bagian ini menceritakan bahwa seorang Marsia ini ternyata telah dijodohkan oleh orang tuanya sejak dalam kandungan. Dia dijodohkan dengan pria yang bernama Fandrik. Pemuda yang baik dan pekerja keras. Orang tua Marsia dan orang tua Fandrik awalnya menjodohkan mereka. Fandrik yang masih kecil dan Marsia yang masih dalam kandungan kala itu orang tua sepakat untuk menjodogkan mereka berdua.

            Setelah mereka dewasa, Fandrik menngunjungi marsia beserta keluarganya di rumah dengan niat meminang marsia untuk dijadikan istri. Fandrik pergi ke rumahnya Marsia dengan seorang diri, karena memang kedua orang tua Fandrik sudah meninggal beberapa tahun yang lalu, kini hidup Fandrik sebatang kara beserta saudara-saudaranya. Fandrik adalah seorang sarjana yang masih belum memiliki pekerjaan yang mapan, dia masih bekerja serabutan untuk memenuhi keb utuhan hidupnya.

Kerika fandrik menemui keluarga masriah ternyata, marsiah menolak fanfdrik dengan sayang dan karena tidak mencintaianya, dalam cerita dikisahkan memang marsiah tidak memiliki rasa yang sama sekali terhadap fandrik. Yang paling dibenci fandrik karena orang tua marsiah menyetujui keputusannya yang menolak fandrik. Sejak saat itu, fandrik memiliki dendam terhadap keluarga Marsiah.

3.      Rumah Kopong.

Setelah menikah denhgan kekasihnya linggo. Marsiah merasa kesepian di rumahnya. Bagaimana tidak, setelah tujuh tahunlebih perkawinan, marsiah dan loinggo belum memiliki anak. Membuat marsiah dan linggo begitu gelisah dan selalu dihantui pikiran-pikiran negative. Setelah berbagai Upaya dilakukan keduanya untuk memiliki anak, pada akhirnya tidak membuahkan hasil sama sekali. Setelah mereka mulai berputus asa, pada akhirnya linggo dan marsiah memilih untuk saling mengecek kemandulan mereka pada Dokter, sampai pada akhirnya terkuaklah kenyataan bahwa Linggo Mandul.

4.      Benih Asing.

Setelah terkuak kenyataan bahwa Linggo mandul. Keduanya semakin pusing memikirkan hal tersebut. Linggo semakin merasa bersalah, sedangakan marsia teru-menerus membayangkan dirinya memiliki janin dan melahirkan anak. Dan terkuaklah fakta bahwa keduanya semenjak masa sekolah dan masa pacarana, ternuyata mereka melalkukan hubungan intim di luar pernikahan, tetapi tidak hamil. Mungkin kemamndulan linggolah yang membuat marsia tidak hamil meskipun mereka melakukannya diluar nikha.

Sampai pada akhirnya, ditengah keputus asaan tersebut, linggo memiliki ide yang diluar nalar. Linggo mengajak seorang yang bernama Madong untuk meniuri istrinya. Awalnya marsiah tidak setuju, namun karena kecintaannya terhaddap linggo, marsiah menyetujui ide gila Linggo ini.

Madong merupakan seorang pemuda yang belum menikah dan berorfesi sebagai seorang tukang Cukur. Kebetulan lokasinya dekat dengan rumahnya linggo dan marsiah. Dengan diskusi yang alot dan janji manis linggo, Madong memutuskan untuk membantu linggo suatu malam madong datang dan meniduri marsiah. Dan pada akhirnya perbuatan mereka berhasil, marsiah benar-benar hamil…

5.      Pertiakan Abadi

Alur cerita ini menceritakan ketika Marsia mendengar bahwa Fandrik akan mencalonkan diri sebagai kepala Desa di desanya. Seketika itu marsia tersulut emosi dan memtuskan untuk mencalonkan dirinya juga sebagai kepala Desa. Karena ia merasa sudah kalah segalanya dari seorang Fandrik. pertiakain pun sampai muncul pada permukaan. Samapai masuk pada politik desa. Keduanya saling menyerang dengan saling menebar isu fitnah dengan kekejian fitnah masibg-masing.

6.      Penyantap mayat orang kafir

Kisah tentang Mogut Kembali muncul setelah 7 hari kematian marsiah. Ketika itu ada seorang warga yang yakin bahwa dia melihat sesorang datang dari kuburan malam-malam dan memopong jenazah , kagetlah orang tersebut, dan keesokan harinya dia menceritkan bahwa Mogut telha Kembali. Dan dicocoklogikan bahwa marisah lah yg digopong oleh mogut tersebut. Fitnah tentang marisah dan linggo yang memiliki pesugihanpun terus bergema.

Ine mengingatkan pada kisah mas lalu dimana di desa tersebut hidulah seorang janda kaya yang ditinggal oleh suaminya karena meninggal dan memiliki seoang anak Tunggal. Dia bernama Gin dia seorang Non islam yang memiliki harta kekayaan yang melimpah, anaknya juga sukses diluar pulau dan memutuskan untuk tinggal di kota meninggalkan Gin sendirian di desa tersebut.

Karaena kekayaannya yang melimpah, Gin selalu memabantu pendiduk di desa tersebut menyediakan air pada warga dan kebutuhan-kebutuahan [pokok yang lainnya.

Pada akhirnya warga berkeinginan untuk menjadikan Gin sebagai kepala desa mereka. Isu-isu seperti itu terhembus dengan cepat sampai pada akhirnya dide ngar oleh kepala desa yang sedang menjabat yaitu Haji Kayim, dia dinilai warga tidak becus menguru desa, dia hanya mengurus desa dan berpura-pura baik pada saaat hamper pemilihan kepala desa saja. Warga di desa tersebut, terpecahlah menjadi dua bagian yang pro Gin dan Pro Hji Kayim.

Sampai pada akhirnya, Gin ditemukan tewas tanpa diketahui apa penyebabnya. Dan isu-isu Mogutpun awalnya muncul dari ini.

7.      Menunggu Arwah Ibu

Pada akhirnya, linggo tterus mengurung diri dalam kamrnya. Meratapi jesedihannya sepanjang hari. Linggo tidak mau keluar kamar semenjak istrinya meninggal. Sampai-sampai badannya begitu kurus dan krempeng.

Maeda anak satu-satunyapun juga bersedih, dia selalu percaya bahwa ibunya masrsia akan berkunjung pada rumahnay ketika malam jumat. Dia selalu membakar dupa dan membersikan rumah nya pada saat mau malam jumat. Dia percaya apa kata orang-orang bahwa setiap amalam jumat arwah dari orang yang meninggal selalu mengunjungi rumahnya. Namun, maeda meraa tidak menemukan tanda-tanda apa-apa. Dia tidak melihat  arwah ibunya mengunjungi rumahnya. Sampai suatu ketika ditengah kesepiannya, maeda mengunjungi Madong dan menceritakan segala kesediahnnya, madongpun mau mengnjungi rumah maeda dan mau bertemu linggo ayah maeda untuk sekedar berbincang-bincang agar linggo tidak terus murung dalam kamarnya.

Sesampainmya di rumah maeda ternyata linggo tetap tidak mau keluar kamar untuk menemui Madong. Pada akhirnya, madong dan maeda keruang tamu, terjadilah kecanggungan keduanya. Sampai pada akhirnya Madong dan maeda melalukan hubungan intim dengan maeda…..selesai……

 

KESIMPULAN

            Cerita ini mengisahkan kehidupan Marsiah sebagai tokoh utama. Awalnaya marsiah dijdohkan Ketika dalam kandungan orang tuanya dengan Fandrik, lalu gagal, lalu oonflik terus menerus dengan Fandrik. Dan marsiah menikah dengan lingo. Lingo dan marsiah tdk bisa memiliki keturunan, terjafilah zina dengn madong. Lalu marsiah meninggal dan Madong meniduri putrinya sendiri.

            Kisah ini juga menceritakan kisah treagedi pembantaian Syiah, juga mengisahkan janda Bernama Gin yang dibunuh oleh lawan politiknya. Novel ini menarik karena bisa  ada juga sindiran ttg kepercayaan orang-orang dalam cerpen dan ini relevan juga terhadap orang-orang madura. Yang suka melakukan perjodohan dari kecil, percaya pada tahayul seperti ada mayat yang dicuri, pertiakaian konflik politik pemilihan kepala desa, sarjana yang dihina karena pengangguran, dan menjadikan seorang kyain dan lora sebagai orang yang mulia, dan lain sebagainya.

 

 

Malng, 22 Mei 2025

Senin, 19 Mei 2025

Membicarakan Keberuntungan dari Seorang Anak Karena Doa Orang Tuanya.

Oleh Khoiruddin As-Sajari

Pernahkah kalian menyaksikan orang lain, teman, atau bahkan Sahabat kalian sendiri selalu terlihat beruntung dalam segala hal..? semisal orang tersebut selalu juara kelas, selalu dapat undian atau bahkan dalam Pendidikan dia dapat beasiswa. Padahal kalua dipikir-pikir dia bukan tipe orang yang pintar apalagi cerdas. Orang tersebut terlihat biasa-biasa saja, mamun dia mendapatkan beasiswa, atau kalian menyaksikan teman kalian yang tidak terlalau pintar tetapi bisa menyelesaiakan kuliah selama 3,5 tahun karena faktor pembimbing skripsinya baik, pada saat proses bimbingan dosennya selalu ada dan mempermudahnya dalam bimbingan diberi arahan dengan baik, sehingga dia bisa dengan cepat menyelesaikannya dengan cepat.

            Jika kalian pernah bertemu dan menyaksikan ciri-ciri seperti orang tersebut  atau bahkan kalian sendiri merasa dan mengalami hal tersebut. Fiks kalia termasuk dalam orang-orang yang beruntung tersebut. Mengapa saya bisa menuyimpulkan demikian, karena berdasarkan pengalaman pribadi penulis. Penulis beberapa kali dan bahkan sering bertemu dengan orang-orang dengan kriteria tersebut. Misalnya temen saya si A (saya tidak mau menyebutkan nama aslinya). Si A ini menurutku selalu mendapatkan keberuntungan seperti Ketika dia kuliah, dia mendapatakn Beasiswa Bidik Misi, kuliahnya lancer tanpa kendala, dosen selalu baik dengan dia, dosen pembimbingnya baik, dan yang paling mencengangkan si A ini berhasil mendapatkan beasiswa LPDP untuk melanjutkan Pendidikan magisternya.

            Melihat keberuntungan-keberuntungan tersebut, saya mengajaknya untuk mengobrol Santai sambil diskusi diwarung kopi atau Bahasa kerennya di salah satu Kafe di Pamekasan. Saya ajaklah ngobrol orang tersebut, seperti biasa awalnya bincang-bincang Santai; nanyak kabar, bagaiaman aegiatannya sehari-hari, dan lain-lain. masuklah saya pada obrolan bagaimana caranya bisa lolos beasiswa LPDP tersebut. Dikasihlah sama si A ini beberapa tutorial untuk lolos. Tentunya dengan usaha dan belajar yang maksimal itu menjadi persyaratan mutlak untuk mencapai keinginan kita. Namun dia menambahkan bahwa, semua usahanya akan sia-sia bila tidak dibekali dengan doa terutama Doa orangtuanya apalagi doa seoarng ibu. Dia mengatakan 90% itu usaha kita 10% itu hasil doa orang tuanya. Jadi, semaksimal apapaun kamu berusaha dan berdoa, bila tidak disertai izin dan tirakat seorang ibu pasti akan kalah dengan dengan orang lain. Nah, karena kekepoan saya, sayapun bertanya lantas bagaiaman bisa dia bilang seperti itu? Mungkin dia berangkat berdasarkan pengalaman pribadinya.

            Si A ini menceritakan bahwa orang tuanya ini rajin solat tahajjud selalu doain anak-anaknya, setiap hari baca alquran, dan bahkan setiap hari kelahiran sia A ini ibunya selalu berpuasa. Semisal hari kamis dia lahir, oarng tuanya berpuasa di hari kamis tersebut. Apalagi ketika ulang tahunnya ibunya selalu berpuasa dan mendoakannya dengan hebat. Tutur si A ini. Jadi, bisa kita Tarik Kesimpulan bahwa seorang anak itu bisa mengalami hal-hal yang baik bukan karena 100% kemampuannya, melainkan juga karena doa-doa yang tiada henti dipanjatkan oleh orang tuanya pada sang Maha Rohman…. Wallahu A’lam Bissowab…….

 

Malang, 20 Mei 2025.

Legenda Putri Nandi dan Asal Usul Desa Karongan. Buku Masteka dari Sampang

 Konon katanya penguasa ke -6 Raja Majapahit yang bernama Dewi suhita yang bergelar Ratu Ayu Kencana. Ia memperluas kerajaan Majapahit denga...