Rabu, 30 Desember 2020

TANTANGAN MAHASISWA DALAM PERKULIAHAN ONLINE

 




Oleh : Moh Ruddin

Saat ini, umat manusia dikejutkan dengan sebuah virus yang mewabah hingga menjadi pandemi di planet bumi ini. Virus yang disebut dengan Covid 19 atau disebut virus corona ini pertama kali muncul dikota wuhan cina dan dengan cepat menyebar keseluruh penjuru dunia termasuk ke indonesia. Virus yang berasal dari kota wuhan cina itu telah berhasil melumpuhkan dan mengubah tatanan dunia yang telah ada, Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO (World Health Organization) menyerukan agar semua negara didunia ini  melakukan Langkah-langkah untuk menekan penyebaran virus ini diantaranya : melakukan lockdown, sosial distancing, pakai masker, jaga jarak dan lain sebgainya. virus ini memaksa umat manusia untuk mengubah pola hidup  mereka, mulai dari kegiatan ekonomi, Pendidikan, politik dan lain sebagainya.

            Didunia pendidkan sendiri, covid sedikit banyak  telah mengubah tatanan pendidkan. Cara belajar, mengajar, metode mengajar, dan terutama jarak pembelajaran. Atas dasar himbauan dari organisasi Kesehatan dunia atau WHO Banyak negara-negara didunia yang menerapkan pembelajaran jarak jauh (kuliah online) seperti amerika, cina, dan lain-lain. Di indonesia sendiri, Pemerintah melalui Menteri Pendidikan menghimbau kepada segenap instansi Pendidikan terutama dalam instansi perguruan tinggi dan universitas di indonesia untuk melakukan perkuliahan jarak jauh, (perkuliahan secara online atau disebut kuliah via daring).

Kuliah jarak jauh (kuliah online) merupakan satu solusi yang mau tidak mau harus dilakukan agar perkuliahan tetap berjalan meskipun ditengah era pandemi seperti ini. Kuliah online merupakan satu solusi dimasa pandemi yang harus diterapkan agar pembelajaran dapat tetap dilakukan tanpa mengesampingkan strategi menekan angka penyebaran virus ini.

Hadirnya inovasi perkuliahan online ditengah pandemi tentunya menyelesaikan persoalan juga menambah persoalan. Okelah jika ditelisik dari sisi positifnya Perkuliahan online adalah inovasi yang bisa dikatakan hebat ditengah pandemi ini. Karena diera 4.0 ini semua kehidupan manusia dilandaskan dengan memanfaaatkan kecanggihan teknologi, Mahasiswa dapat dengan cepat beradaptasi dengan teknologi karena setiap hari mereka bersetubuh dengan teknologi (HP android), Mahasiswa dapat melakukan pembelajaran kapanpun dimanapun dengan memanfaatkan teknologi, mengakses pengetahuan dan informasi dimananapun dan kapanpun tanpa  dibatasi ruang dan waktu. Akan tetapi meskipun demikian, kita tidak bisa mengesampingkan persoalan yang terdapat dalam perkuliahn online ini.

Disinilah tantangan  mahasiswa yang mau tidak mau, suka tidak suka , dan terpaksa harus dihadapi dalam perkuliahan online ini seperti: Mulai dari gangguan jaringan, pemborosan paket, hp yang lemot atau disebut hp kentang, kapasitas yang tidak memadai, dan kurangnya fokus dalam perkuliahan serta permasalahan yang masih banyak lagi yang harus dihadapi mahasiswa dalam perkuliahan online ini.

Lantas bagaimana seorang mahasiswa menyelesaikan persoalan-persoalan yang cukup rumit seperti diatas? Menurut saya, ini merupakan sebuah petanyaan yang hanya bisa dijawab oleh seorang mahasiswa secara individu. Karena gelar MAHA adalah identitas diatas segalanya.

Jadi, pastinya mereka punya cara dan trik sendiri untuk menyelesaikan persoalan-persoalan diatas. Naik pohon contohnya. Itu adalah salah satu solusi  untuk mendapatkan jaringan. Menagapa saya mencontohkan demikian? Karena saya (penulis) pernah melakukan hal seperti itu untuk mendapatkan jaringan. Wkwkwk.

Demikian, waalahua’lam bisshawab.

 

Pangarengan 22 November 2020.

                                                                                                                             Penulis

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Legenda Putri Nandi dan Asal Usul Desa Karongan. Buku Masteka dari Sampang

 Konon katanya penguasa ke -6 Raja Majapahit yang bernama Dewi suhita yang bergelar Ratu Ayu Kencana. Ia memperluas kerajaan Majapahit denga...